Nusantaranews.co.id //MAKASSAR — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan di Ruang Kerja Walikota Makassar. Munafri Arifuddin — yang akrab disapa Pak Appi — menerima kedatangan Ilham Arif Sirajuddin, Ketua DPD PORDI Sulawesi Selatan, yang akrab disapa Kak Aco.
Bagi siapa saja yang mengikuti dinamika politik lokal, pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Keduanya pernah bersaing ketat dalam perebutan posisi Ketua DPD Golkar Sulsel. Namun di ruang kerja Walikota, tidak tersisa jejak permusuhan. Yang tampak hanyalah sambutan tulus, keakraban, dan dukungan penuh.
SAINGAN MASA LALU, SAHABAT MASA KINI
Kak Aco kini memegang tampuk kepemimpinan DPD PORDI Sulsel. Di bawah arahannya, disiapkan perhelatan istimewa: Turnamen Domino PORDI yang akan digelar di Panggung Karebosi, dengan target pencatatan rekor MURI.
Pak Appi menyambut antusias. Bukan sekadar menyetujui, melainkan membuka diri sepenuhnya demi terselenggaranya kegiatan yang menyatukan warga Makassar. Mantan lawan politiknya disambut dengan hati yang lapang, didukung penuh agar perhelatan tersebut sukses dan membanggakan Kota Makassar.
PANDANGAN KETUA UMUM GARUDA MERAH PUTIH SULSEL
Agus Abu, S.H., M.H., M.Si., Ketua Umum Lembaga Garuda Merah Putih Sulawesi Selatan, menilai peristiwa ini sebagai teladan langka yang patut diapresiasi:
“Saya benar-benar kagum dengan beliau. Menunjukkan kepemimpinan yang matang, berkarakter, dan berjiwa besar. Mantan saingan politik disambut dengan hati terbuka, didukung sepenuhnya demi kebaikan bersama. Perbedaan pilihan politik bukan alasan untuk memutus tangan persaudaraan.”
Menurut Agus Abu, sikap Pak Appi mengajarkan pelajaran paling berharga:
– Persaingan berakhir saat proses pemilihan selesai — persaudaraan tidak boleh berakhir
– Kekuasaan bukan untuk membalas, melainkan merangkul
– Kematangan politik terlihat dari siapa yang disambut, bukan siapa yang dijauhi
MAKNA DARI TIGA SUDUT PANDANG
1. PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN
Pemimpin yang besar tidak membiarkan masa lalu mengaburkan masa depan. Pak Appi membuktikan:
– Tidak membawa luka persaingan ke meja kerja bersama Kak Aco
– Menilai seseorang dari niat dan pengabdian kini, bukan dari pertarungan kemarin
– Menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sekat pemisah
2. PERSPEKTIF POLITIK YANG MEMBANGUN
Dukungan terhadap turnamen PORDI yang menyasar rekor MURI menunjukkan arah politik yang sehat:
– Energi politik disalurkan untuk kegiatan yang menghibur dan menyatukan masyarakat
– Panggung Karebosi — jantung warga Makassar — menjadi tempat persatuan, bukan pertikaian
– Prestasi yang dicatat MURI akan menjadi milik semua warga, tanpa memandang latar belakang pilihan politik
3. PERSPEKTIF GENERASI PENERUS
“Para politisi muda harus banyak belajar dari sikap Pak Appi dan Kak Aco. Mereka menunjukkan: perbedaan bukan permusuhan. Itulah kematangan politik yang sesungguhnya.”
Teladan ini penting diwariskan: agar pemimpin muda tidak menjadikan politik sebagai alat balas dendam, melainkan ladang pengabdian yang terbuka untuk semua pihak.
KESIMPULAN: POLITIK YANG MENYATUKAN
Pertemuan Pak Appi dengan Kak Aco menjadi bukti nyata:
Di tangan pemimpin yang berjiwa besar, lawan masa lalu bisa menjadi sahabat masa depan. Perbedaan politik bukan tembok pemisah, melainkan jembatan yang memperkaya.
Semangat inilah yang akan membawa Turnamen Domino PORDI di Karebosi melampaui sekadar rekor MURI — melainkan mencatatkan rekor yang lebih abadi: kedewasaan politik warga Makassar yang mampu bersatu meski berbeda pilihan.
AGUS ABU, S.H., M.H., M.Si.
Ketua Umum — Lembaga Garuda Merah Putih Sulawesi Selatan
01N.A
NusantaraNews.co.id







